SHARE
Wakil Bupati Kepualauan Anambas Wan Zulhendra menghadiri Penandatanganan RoadMap Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETP) dan High Level Meeting (HLM) seluruh Satuan Tugas Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Se-Provinsi Kepulauan Riau, di Hotel Swiss Bell  Hotel Harbour Bay, Selasa (16/11/2021)

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Wan Zuhendra menghadiri Penandatanganan RoadMap Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETP) dan High Level Meeting (HLM) seluruh Satuan Tugas Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Se-Provinsi Kepulauan Riau, di Hotel Swiss Bell  Hotel Harbour Bay, Selasa (16/11/2021).

Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Wan Zuhendra mengatakan, hal ini sangatlah penting dilaksanakan, mengingat semakin majunya teknologi menuju era digitalisasi global.

“Kita berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas dapat ikut serta dan menjadi daerah yang terdepan dalam pengaplikasiannya,” ujar Wan.

Bang Ade panggilan akrab Wan Zuhendra mengatakan, hal Ini bertujuan untuk memperluas Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), baik untuk transaksi pendapatan, belanja, maupun penggunaan sistem keuangan yang terintegrasi dengan sistem perbankan.

“Kita sudah menerapkan transaksi elektronik, apalagi saat ini zaman digital tentu perlu kita ikuti agar semua transaksi keuangan dilaksanakan secara elektronik,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar, mengatakan ETP bertujuan untuk meningkatkan integrasi ekonomi dan keuangan digital nasional.

Untuk mencapai tujuan tersebut,  Pemprov Kepri telah membentuk Tim TP2DD pada Maret 2021 supaya  mekanisme digitalisasi ekonomi cepat berjalan di Kepri.

“Bagi pemerintah Kepri, Digitalisasi ekonomi ini punya tantangan sendiri. Selain perlunya memberikan pemahaman terhadap teknologi pada masyarakat, juga ketersediaan prasarana pendukung. Terutama untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten, Kota se Kepri. Meski begitu ini harus kita usahakan bersama sehingga target ETP daerah ini terlaksana dengan baik,” jelas Ansar.

Strategi dan upaya pemerintah daerah untuk percepatan dan perluasann digitalisasi daerah ini dituangkan dalam bentuk road map dan timeline ETPD yang isinya akan dilaksanakan secara serentak oleh seluruh Kepala daerah Kabupaten, Kota se Kepri.

“Saya berharap seluruh Kepala Daerah se Kepri memiliki komitken yang solid dan terarah serta terukur dalam mendorong elektronifikasi transaksi di lingkungan pemerintah daerah,” ucap Gubernur Ansar.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kepri Fadjar Majardi  menyebutkan perkembangan ETPD Kepri. Secara keseluruhan ada lima Pemda mengalami peningkatan indeks ETPD, dan 3 Pemda mengalami indeks ETPD. Berdasarkan status IETPD, Provinsi Kepri dan mayoritas Kabupaten/Kota masih berstatus  maju.

“Pertriwulan II tahun 2021 ini, Provinsi Kepri indeks ETPD Kepri sebesar 62,46% secara nasional. Yang tertinggi DKI dengan indeks 88.80 persen disusul Jawa Barat 87,90 persen,” jelasnya.

Hadir pada kesempatan tersebut Penjabat Sekdaprov Kepri Ir. Lamidi,  Asisten II Kepri Syamsul Bahrum, Wakil Walikota Batam H.Amsakar Ahmad, Wali Kota Tanjungpinang Hj. Rahma, Plt Bupati Bintan Roby Kurniawan,  Wakil Bupati Karimun H. Anwar Hasyim,  Wakil Bupati Lingga Neko Wesha Pawelloy, Bupati Natuna Wan Siswandi,  Wakil Bupati Kepulauan Anambas Wan Zuhendra,  Sekda Karimun Mohd. Firmansyah, para Kepala OPD Kepri, Seluruh kepala BPKAD kabupaten, kota se Kepri dan staff khusus Gubernur Agelinus.(asyiah)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY